Mengapa Shalat Tarawih 11 rakaat dan 23 rakaat?

By Dana Anwari. Kala berpuasa di bulan Ramadhan, seorang muslim pasti berkehendak pula mampu mendirikan Shalat Tarawih. Tapi, tahukah Anda, mengapa Shalat Tarawih didirikan sebelas rakaat ?
Nabiku, Nabi kita, Nabi Muhammad saw, Shalat Tarawih sebanyak sebelas rakaat, sebagaimana diriwayatkan oleh Aisyah, istri Nabiku yang merupakan anak dari sahabatnya, Abu Bakar.
“Bagaimanakah shalat Rasulullah saw. di bulan Ramadhan?” begitu tanya Abu Salamah bin Abdurrahman kepada istri Nabi Muhammad sa., Aisyah ra. dalam Kitab Sunan Abu Daud bab Tentang Shalat Malam (1341), “Jawab Aisyah: ‘Shalat Rasulullah saw. tidak pernah lebih dari sebelas rakaat, baik di bulan Ramadhan maupun di bulan lainnya, yaitu beliau mengerjakan shalat empat rakaat. Jangan lagi ditanya bagaimana bagus dan panjangnya. Kemudian shalat empat rakaat lagi. Jangan ditanya bagaimana bagus dan panjangnya. Sesudah itu beliau mengerjakan shalat tiga rakaat’.”

Setiap bulan Ramadhan, bulan di saat umat Islam menunaikan ibadah puasa, ada aktivitas shalat sesudah Shalat Isya yang namanya Shalat Tarawih. Memang ada yang mengerjakan jumlah rakaatnya 11 rakaat. Tetapi, ada pula yang 23 rakaat.
Mengapa shalat Tarawih didirikan 23 rakaat ?
Shalat Tarawih yang 23 rakaat dijelaskan dalam Kitab Al Muwaththa Imam Malik bab Shalat Malam pada Bulan Ramadhan (246): Ia menceritakan kepadaku, dari Malik, dari Yazid bin Ruman, bahwa ia berkata, “Orang-orang pada masa khalifah Umar bin Kaththab di bulan Ramadhan shalat sebanyak dua puluh tiga rakaat.”
Bila pembaca ada yang mengetahui dalil lainnya, silakan saling bersedekah ilmu dengan sesama moslem. Kirimkanlah kutipan beserta sumbernya yang jelas ke danaribrothers@gmail.com. Semoga Allah membalas sedekah ilmu saudara, amin
shalatdoasempurna.blogspot.com

No comments:

Shalat is Perfect Prayer

SUCCESS LINK